Mengenal Bruxism Secara Mendalam

Jan 20, 2024 | Blog

Bruxism adalah kebiasaan buruk yang dapat mempengaruhi 8-10% populasi, di mana seseorang mengeratkan atau menggesekkan gigi-giginya saat tidur. Kerap kali, penderita kebiasaan ini tidak menyadari perilaku tersebut, dan kondisi ini dapat memiliki dampak serius pada kesehatan gigi dan rahang. Mari kita kenali lebih dekat tentang bruxism, terutama gejala dan cara mengatasinya.

Baca Juga : Efektifitas Obat kumur

Gejala yang Perlu Diperhatikan

Penderita Bruxism seringkali baru menyadari kondisinya ketika komplikasi mulai muncul. Oleh karena itu, memahami tanda dan gejalanya menjadi krusial.

Beberapa tanda dan gejalanya meliputi:

  • Mengatupkan atau menggesekkan gigi dengan cukup keras hingga bisa membangunkan teman tidur.
  • Gigi yang menjadi lebih datar, patah, atau bahkan lepas.
  • Erosi email gigi yang menampakkan lapisan lebih dalam.
  • Peningkatan rasa sakit atau sensitivitas pada gigi.
  • Otot rahang yang tegang, lelah, atau bahkan sulit dibuka dan ditutup dengan sempurna.
  • Nyeri pada rahang, leher, atau wajah.
  • Rasa sakit di telinga tanpa adanya gangguan pada telinga.
  • Sakit kepala tipe tension.
  • Kerusakan pada mukosa pipi di dalam mulut.
  • Gangguan tidur.

Jika Anda mengalami beberapa gejala ini, segera konsultasikan dengan dokter gigi untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Baca Juga : Mengatasi Halitosis : Penyebab, Tanda dan Cara Mencegah Bau Mulut Tidak Sedap.

Faktor Penyebab

Meskipun dokter belum sepenuhnya memahami penyebab hal tersebut, penelitian menunjukkan bahwa kondisi ini kemungkinan disebabkan oleh kombinasi faktor fisik, psikologis, dan genetik. Bruxism dibagi menjadi dua jenis, yaitu Awake Bruxism yang disebabkan oleh emosi seperti kecemasan atau stres, dan Sleep Bruxism yang sering terjadi bersamaan dengan masalah gangguan tidur lainnya.

Faktor Risiko Bruxism

Beberapa faktor dapat meningkatkan risiko, antara lain:

  • Stres: Kecemasan atau stres dapat menyebabkan mengatupkan gigi.
  • Usia: Meskipun sering terjadi pada anak-anak, Bruxism biasanya tetap berlanjut hingga dewasa.
  • Tipe Personality: Personality agresif, kompetitif, atau hiperaktif dapat meningkatkan risiko Bruxism.
  • Pengobatan: Bruxism dapat menjadi efek samping dari beberapa pengobatan psikiatri, seperti antidepresan, dan konsumsi kopi atau alkohol juga dapat meningkatkan risiko.
  • Genetik: Sleep Bruxism cenderung terjadi dalam keluarga dengan riwayat Bruxism.
  • Kelainan lainnya: Dapat terkait dengan beberapa masalah kesehatan mental atau kelainan medis, seperti penyakit Parkinson, demensia, GERD, epilepsi, sleep apnea, dan ADHD.

Apakah Bruxism Berbahaya?

Umumnya, hal tersebut tidak berbahaya dan tidak menimbulkan komplikasi serius. Namun, pada kasus yang parah, hal tersebut dapat menyebabkan kerusakan pada gigi, sakit kepala tipe tension, nyeri wajah yang parah, dan kelainan pada sendi rahang (TMJ).

Tindakan Medis dan Pencegahan di Rumah

Ketika pasien mengalami kebiasaan ini, dokter gigi akan melakukan pemeriksaan untuk memastikannya, mengevaluasi tingkat kelunakan otot rahang, mengidentifikasi kerusakan pada gigi, tulang penyangga, dan mukosa pipi dengan bantuan foto rontgen.

Setelah diagnosis ditegakkan, beberapa perawatan dapat dilakukan, seperti:

  • Menggunakan splint dan mouth guards untuk melindungi gigi dari kerusakan akibat kebiasaan tersebut.
  • Koreksi pada gigi yang mengalami kerusakan.
  • Manajemen stres atau kecemasan dengan strategi relaksasi dan sesi konseling.
  • Pengobatan untuk merelaksasi otot dan mengatasi kecemasan atau stres.
  • Terapi untuk menangani masalah yang mungkin terkait.

Di rumah, penderita dapat mendukung terapi dengan:

  • Mengurangi stres dan kecemasan dengan kegiatan relaksasi.
  • Menghindari pemicu Bruxism, seperti minuman berkafein atau alkohol di malam hari.
  • Mempraktikkan kebiasaan tidur yang baik.

Jangan lupa untuk secara rutin berkonsultasi dengan dokter gigi guna memantau perkembangan terapi. Jika Anda atau orang terdekat Anda mengalami gejala Bruxism, jangan ragu untuk mencari pertolongan dokter gigi secepatnya. Grand8 Dental Care siap memberikan konsultasi yang dibutuhkan, hubungi admin kami untuk membuat jadwal konsultasi.

Baca Juga :