Menuju Indonesia Bebas Karies 2030: Peran Orang Tua dalam Kesehatan Gigi Keluarga

Des 24, 2023 | Blog

Kesehatan Gigi dan Mulut Dimulai dari Rumah

Memiliki gigi sehat tanpa masalah tentu dambaan setiap orang ya. Namun, kita pasti memerlukan usaha yang tidak sedikit untuk mencapainya. Gigi yang sehat perlu diupayakan sejak sangat dini. Sesuai dengan yang dicanangkan oleh Kementerian Kesehatan Indonesia yaitu ”Indonesia Bebas Karies 2030”, maka kali ini Grand8 Dental Care akan membahas bagaimana kita bisa bantu mewujudkannya yang bisa dimulai dari rumah.

Baca Juga : Perawatan Saluran Akar: Solusi Terbaik untuk Kesehatan Gigi Anda

Data Karies di Indonesia

Data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2018 menunjukkan bahwa 57.6% penduduk Indonesia mengalami masalah kesehatan gigi & mulut dan hanya 10.2%-nya yang mendapatkan pelayanan dari tenaga medis gigi. Dari 57.6% tersebut, 48% nya adalah masalah karies atau gigi berlubang.

Apa yang Bisa Kita Lakukan?

Berdasarkan data Riskerdas tahun 2018 di atas, ini artinya angka karies di Indonesia masih tinggi. Bukan hanya tugas pemerintah untuk menurunkan angka ini sehingga tercapai Indonesia Bebas Karies 2030, tapi justru yang paling penting adalah peranan orang tua di rumah untuk menerapkan kebiasaan yang baik dalam menjaga kesehatan gigi dan mulut keluarganya.

Berikut adalah hal-hal yang bisa kita lakukan dari rumah dalam upaya menjaga kesehatan gigi dan mulut keluarga kita:

  • Menanamkan kesadaran kepada seluruh keluarga betapa pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut.
  • Mengajarkan kepada anak-anak cara menyikat gigi yang baik dan benar.
  • Membiasakan menyikat gigi secara rutin dan teratur.
  • Mengurangi asupan makanan dan minuman manis dalam rangka mengurangi potensi karies.
  • Rutin membawa seluruh anggota keluarga untuk pemeriksaan rutin 6 bulan sekali.

Menanamkan kesadaran kepada seluruh anggota keluarga.

Untuk dapat menanamkan betapa pentingnya kesehatan gigi dan mulut dalam menunjang kesehatan secara umum haruslah dimulai dari pengetahuan yang cukup. Ayah dan Ibu memegang peranan penting di sini. Penting bagi orang tua untuk mempelajari lebih dahulu apa saja manfaat dari menjaga kesehatan gigi dan mulut dan apa saja akibatnya ketika kita lalai menjaganya.

Dengan memahami dan memiliki pengetahuan yang cukup banyak mengenai kesehatan gigi dan mulut akan memudahkan orang tua dalam memberikan pemahaman yang baik kepada anak-anaknya. Tentunya dengan menggunakan bahasa yang mudah dipahami anak-anak ya.

Baca Juga : Grand8 Dental Care Bekasi: Solusi Perawatan Gigi Efisien dan Komplit

Mengajarkan kepada anak-anak cara menyikat gigi yang baik dan benar.

Cara menyikat gigi yang baik dan benar termasuk hal yang wajib dipelajari oleh orang tua. Karena jika kita asal-asalan saja dalam menyikat gigi, maka tidak akan mendapatkan hasil yang maksimal, bahkan malah bisa merusak gusi dan memperparah kondisi kesehatan gigi dan mulut.

Dimulai dari tipe dan ukuran sikat gigi yang sesuai tahapan usia anak, berapa banyak pasta gigi yang sebaiknya digunakan, bagaimana tehnik menyikat gigi yang benar sampai masalah waktu-waktu wajib menyikat gigi harus dikuasai dulu oleh orang tua sebelum mengajarkan kepada anak-anaknya.

Membiasakan menyikat gigi secara rutin dan teratur.

Setelah orang tua terutama Ibu memahami ilmu kesehatan gigi praktis untuk keluarga dan juga segala hal yang berkaitan dengan cara menyikat gigi yang baik dan benar, maka Langkah selanjutnya adalah menerapkan pembiasaan menyikat gigi secara rutin dan teratur kepada seluruh anggota keluarganya. Tentunya yang paling penting adalah memberi contoh secara konsisten ya.

Tahapan ini adalah tahapan yang paling panjang yang harus selalu diterapkan oleh orang tua. Dimulai sejak anak bayi dan pembersihan gigi dan mulut ini masih dilakukan oleh orang tua, hingga anak mampu menyikat giginya sendiri. Setelah mampu pun, anak masih harus selalu diingatkan karena sering kali lalai dalam melaksanakannya.

Mengurangi asupan makanan dan minuman manis.

Ketika orang tua sudah mempelajari megnenai kesehatan gigi dan mulut, pastinya orang tua sudah memahami juga mengenai bahaya asupan makanan dan minuman manis.Orang tua sebaiknya juga menerapkan pola makan rendah gula untuk seluruh keluarga. Hal ini pastinya tidak mudah ya, mengingat gempuran makanan tinggi gula ada dimana-mana. Sulit bukan berarti tidak bisa, tapi memang membutuhkan pembiasaan sejak sangat dini.

Rutin membawa seluruh anggota keluarga untuk pemeriksaan rutin 6 bulan sekali.

Point terakhir yang bisa dilakukan adalah rutin membawa seluruh anggota keluarga untuk pemeriksaan gigi dan mulut setiap 6 bulan sekali. Untuk pembiasaan ini, anak-anak bisa mulai dikenalkan dengan dokter gigi sejak usianya 6 bulan. Terkesan masih bayi dan tidak berdampak apa-apa ya? Namun ini pembiasaan yang baik untuk anak, sehingga mengunjungi dokter gigi bukan hal yang asing bagi anak-anak. Semakin mereka membesar mereka akan semakin terbiasa dengan dokter gigi dan menjadi tidak takut untuk urusan pemeriksaan gigi.

Selain itu, pemeriksaan rutin juga akan meminimalisir karies yang parah. Karena jika terdeteksi ada karies yang masih dangkal, bisa langsung diatasi dan tidak sempat menjadi parah. Ini juga berdampak pada biaya yang menjadi lebih sedikit karena perawatan rutin saja yang tidak mencapai level keparahan yang membutuhkan biaya yang tidak sedikit.

Demikianlah hal-hal yang bisa kita lakukan dari rumah untuk dapat meningkatkan taraf kesehatan gigi masyarakat Indonesia. Bangsa ini bebas karies tidak mungkin terjadi jika tidak dimulai dari rumah. Memulai dari rumah tentu membutuhkan upaya besar dan contoh yang baik dari orang tua untuk bisa melakukan hal-hal yang sederhana namun kontinyu dan jangka panjang.

Mari Ayah dan Ibu, kita mulai menjaga kesehatan gigi dan mulut keluarga kita. Untuk konsultasi kesehatan gigi dan mulut dan juga pemeriksaan rutin, membawa seluruh keluarga ke Grand8 Dental Care Bekasi di Grand Metropolitan Mall Bekasi adalah pilihan yang tepat. Silakan membuat janji temu dengan admin kami di 0819-0870-3537.

Baca Juga : Grand8 Dental Care Bekasi: Solusi Perawatan Gigi Efisien dan Komplit